Alam terkembang menjadi guru, merupakan suatu adagium pemuda maju.
Tenggelam dalam lautan pengetahuan
dan hidup .
Dengan melontarkan
pertanyaan-pertanyaan pada dunia.
bersenandung dengan perkataan-perkataan
bijak dan memenuhi cawanku.
Keterpurukan dan kelemahan, bukan selayaknya menjadikan kita lemah
dan tak berdaya.
Bukan menjadi spectrum tak terbatas di dalam sebuah kontinum
Kau tau, pemudalah generasi penerus yang akan menahkodai perjalanan
panjang bangsa ini.
Dan kaulah ikon perubahan bangsa
kebanggaan berjiwa nasionalisme sejati.
Lihatlah….. Mereka rakyat jelata yang berhutang pada realita hidup.
Hidup sempit terhimpit dalam rel besi entah tak berujung
Hingga akhirnya kematian menghantui diujung kerongkongan .
Hai pemuda! Bagi mereka yang ditahta hanya balada lelucon yang nampak
Lihatlah….. Mereka rakyat jelata yang berhutang pada realita hidup.
Hidup sempit terhimpit dalam rel besi entah tak berujung
Hingga akhirnya kematian menghantui diujung kerongkongan .
Hai pemuda! Bagi mereka yang ditahta hanya balada lelucon yang nampak
Itu
semua mencekik leher si rakyat jelata hingga menemukan ajalnya.
Menemui kereta kehidupan senja kelabu dan tak tau
kapan berakhir.
Yang mereka butuhkan adalah
Reaktualisasi Semangat sumpah pemuda.
Jika ditarik dengan garis
linier, kau akan menemukan jawaban hai kawan
Bahwa peran kedepan pemuda akan selalu dinanti.
Kaum muda adalah pancasila
Harus kau paham
. Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki pemuda.
Di tengah
kemerosotan moral pemimpin sekarang,
Pemuda-lah
benteng terakhir penyelamatan bangsa kawan!
O … pemuda harapan bangsa!
Kami merindukan pemuda masa kini yang memiliki kualitas kepemudaan ,
Seperti mereka yang dulu. Masih adakah pemuda seperti itu di zaman
sekarang?
Hai pemuda sang dirgantara!
Dahulu mereka menentang
penjajah dengan ideologi dan senjata.
Dan sekarang?
Pemuda berjibaku menentang ketidak adilan, korupsi,
dan kerusakan akhlak, dengan pengetahuan dan ilmu .
Katakan dengan lantang hai pemuda pada sang perusak tahta,
pengeruk harta negri nan kaya.
Jika itu adalah kehendak raja. bapak
dari negeri ini.
maka aku lebih baik mencuri,
memohon, agar dapat menyelamatkan rakyatku..
Dibandingkan dengan hal yang kalian
sebut kehormatan tahta negara.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar